Benteng Menghadapi Sihir Mahabbah
1. Jagalah Mata
Karena mata sebagimana kata ibnu Hajar adalah pandangan yang baik bercampur dengan kedengkian dari seorang yang bertabiat buruk sehingga terjadilah bahaya bagi orang yang 'menusuknya’. Dari Abu Sa’id al Khudri ra, ia berkata : Rasulallah SAW. pernah memohon perlindungan dari mata jin kemudian dari mata manusia, kemudian setelah turun surat Al Falaq dan An-Nas, Rasulullah megambil dua surat ini dan meninggalkan selain itu. (At Turmudzi).
Adapun jika telah terjadi sihir mata itu maka harus diruqyah. Asma binti Umaisra berkata: “Wahai Rasululah, sesungguhnya Banu Ja’far terkena (pengaruh) mata, apakah saya boleh meruqyah mereka? Nabi bersabda :”Ya, sekiranya ada sesuatu yang mendahului qadha niscaya mata akan mendahuluinya "-(A t Turmudzi).
2. Membentengi Wanita Saat Akad Nikah
Setelah melangsungkan akad nikah. Begitu masuk malam pertama, letakkanlah tangan kanan di ubun-ubun seraya berdo’a, “Ya Allah, berkatilah untukku padanya dan lindungilah dia dari kejahatan orang yang mendengki apabila mendengki. Dan dari tukang sihir apabila menyihir dan dari tukang makar apabila melakukan makar” (Bukhori muslim).
3. Mengawali Kehidupan Rumah Tangga dengan Shalat
Abdullah bin Mas’ud ra berkata, ‘Apabila kamu mendatangi isterimu (pada malam pertama) maka perintahkanlah dia untuk shalat dibelakangmu dua rekaat dan ucapkanlah:”Ya Allah, berkatillah untukku dan keluargaku, dan berkatilah mereka padaku. Ya, Allah himpunlah kami selama Engkau himpun dalam kebaikan dan pisahkanlah kami apabila Engkau pisahkan kepada kebaikan (Bukhori Muslim).
4. Membentengi Diri pada Waktu Jima’
Dari Ibnu Abbas ra, bahwa nabi SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian yang mendatangi isterinya membaca, “Dengan nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari syetan dan jauhkanlah syetan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami." Kemudian dikaruniakan keduanya anak, maka tidak ada syetan yang bisa membahayakkan selamanya (Buhkhori)
5. Jika telah terjadi istihadhah atau saat seorang perempuan yang mengeluarkan darah secara terus menerus.
Hamnah binti Jahsy bertanya tentang Istihadhah nabi bersabda “Istihadhah itu hanyalah suatu hentakan diantara hentakan-hentakan syetan (At Turmudzi). Maka dalam kondisi tersebut bacakanlah ruqyah.
Sumber: Majalah Ghoib
Tidak ada komentar:
Posting Komentar