Selasa, 15 September 2015

Dukun Terpental, Kalah Ilmu

Ini kisah nyata. Tahun 2000, Musthafa, seorang paranormal mengadakan pengobatan gratis di Jakarta Utara. Hari itu seorang ibu dengan perut membesar keluar dari kerumunan warga, la tidak sedang hamil. Perut busung itu terus mengiringinya sejak tahun 1995. “Korban santet,” kata orang. Dengan menggunakan tiga butir telur yang diusapkan ke badan wanita itu, Musthafa mendeteksi penyakitnya.

“Woou...” desis penonton sesaat setelah Musthafa memecahkan telur yang tidak lagi berwarna kuning. Kini telur itu berubah hitam disertai dengan beberapa jarum putih menyembul dari dalam. Dari sini warga pun semakin percaya kepada Musthafa. “Besok, ibu datang lagi dengan membawa air yang diambil dari tujuh masjid. Ibu harus mengambilnya sendiri menjelang shubuh,” demikian pesannya kepada sang ibu.

Sang ibu kemudian mundur dan digantikan oleh seorang laki-laki paruh baya. Baru selangkah bapak itu melangkah, terdengarlah jeritan mengejutkan. “Aaah...” sebuah kekuatan . besar menghempaskan Musthafa sejauh 5 meter. Badannya melayang di udara dan terhenti sesaat setelah menghantam meja pendaftaran pasien.

Musthafa terkapar. Diam. Tidak ada gerakan. Ketakutan dan kebingungan menyeruak di antara pembantu Musthafa. “Bapak-bapak, ibu-ibu maaf pengobatan malam ini tidak bisa dilanjutkan. Dan silakan datang lagi besok,” teriak seorang pembantu Musthafa yang membubarkan warga.

Akhirnya warga pun pulang dengan membawa keraguan atas kesaktian sang paranormal yang ternyata kalah melawan dukun yang menyantet sang ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar