Ramalan
Rasulullah Akan Tetap Ada Golongan yang Benar Sepanjang Masa
"Akan
selalu suatu golongan di antara ummatku yang tetap berjaya, sampai datang
kepada
mereka
ketentuan Allah, sedang mereka tetap berjaya dalam kebenaran"
Takhrij
Hadits:
Kenyataan
dari yang diramalkan:
Allah
Subhanahu Wa Ta’ala telah menciptakan manusia dengan berbagai macam tipe,
karakter dan perilaku. Dan dari situlah selain Allah menunjukkan
kemahabesaran-Nya juga mendidik kita bagaimana bisa memahami dan tetap
berinteraksi dengan keanekaragaman tersebut. Ada laki-laki ada perempuan, ada
tinggi ada pendek, ada dermawan ada yang pelit, ada yang mu’min ada yang kafir,
ada yang taat ada yang maksiat, dan masih banyak lagi.
Fenomena
yang tampak di sekitar kita adalah semakin besarnya prosentase orang-orang yang
kafir dan yang bermaksiat kepada Allah dan semakin kecilnya prosentase orang
mukmin dan yang senantiasa mau berbuat kebajikan. Ini salah satunya disebabkan
semakin jauhnya jarak kita dengan era keemasan Islam di zaman Rasulullah
sehingga semakin berat pula ujian orang-orang yang bertekad untuk tetap
istiqamah di jalan-Nya.
Mengomentari
hadits di atas, Imam Nawawi rahimahullahu berkata,’’Bahwa sangat mungkin
golongan ini menyebar di antara orang-orang mu’min yang berbeda-beda. Di antara
mereka ada kelompok ksatria, yaitu prajurit pejuang. Ada pula ulama fiqhi, ada
kaum yang zuhud, ada penegak amar ma’ruf nahi mungkar, dan sebagainya. Termasuk
semua kelompok yang senantiasa berkecimpung di dalam bermacam-macam jenis kebajikan.
Tidak mesti mereka itu selalu berada dalam satu kelompok, bahkan mungkin mereka
tersebar di segala penjuru bumi.”
Beberapa
ulama bersepakat bahwa yang dimaksudkan dalam golongan ini adalah ahlus sunnah
dan orang yang berpegang pada madzhab ahli hadits. Sekali lagi, mereka mungkin
tidak berkumpul dalam suatu kelompok tetapi komit-mennya untuk senantiasa
berada di jalan yang berpedoman pada Al-Qur’an dan As-Sunnah menyebabkan mereka
tergolong jamaah ahlus sunnah.
Kembali
kepada diri kita masing-masing, adakah keinginan pada diri kita untuk masuk
dalam golonngan ini. Di antara kita ada pedagang, petani, karyawan, atau
profesi apa saja dengan bidang usaha yang berbeda-beda namun di saat kita
berpegang teguh pada syariat Allah maka kita masuk dalam golongan yang kelak
akan selamat di akhirat.
Namun
perlu disadari ini bukanlah hal yang mudah. Surga itu mahal, untuk meraihnya
membutuhkan perjuangan dan pengorbanan dalam segala aspek. Surga dikelilingi
halangan dan rintangan yang kadang terasa berat. Sedangkan neraka dikelilingi
kesenangan dan kenikmatan sehingga sangat mudah masuk ke dalamnya.
Sungguh,
sangat jarang orang yang bisa melewati ujian hidup ini. Kehidupan yang
ter-kadang menyilaukan kita bahkan membutakan kita. Namun masih ada saja orang
yang mempu melewati itu semua sepanjang masa. Semoga kita termasuk dalam
golongan ini. Amiin.
Majalah
Ghoib Edisi 20 Th. 2/Jumadil Awwal 1425 H/12 Juli 2004 M
Tidak ada komentar:
Posting Komentar